Text Box:

Sekilas Tentang Air

 

Air adalah sumber kehidupan, tanpa air maka tidak akan pernah ada kehidupan.    Bagi manusia air adalah kedua terpenting setelah oksigen.  Tanpa makanan manusia masih bisa bertahan selama beberapa waktu tetapi tanpa air manusia tidak akan mampu bertahan lama karena 70% tubuh manusia terdiri dari air.  

 

Apabila usia kita meningkat maka kandungan air dalam tubuh akan berkurang.

 

Fungsi air yang utama bukan untuk hilangkan dahaga atau haus

 

Fungsi air adalah sebagai pelarut, pelancar, pembersih dan pendingin, memegang peranan sangat penting bagi tubuh manusia.  Setiap orang membutuhkan minimal 2 liter air sehari.

Text Box: Air Sebagai Pelarut

Pembiakan sel
Metabolisme sel
Peredaran darah
Sistem pencernaan makanan
Penyebaran nutrisi-nutrisi
Menyingkirkan kotoran
Pelembab kulit
Text Box: Air Sebagai Pelancar

Pelancar pada sendi-sendi
Pergerakan bola mata
Air liur untuk menelan
Mukus pada sistem pernapasan
Mukus pada sistem pencernaan
Text Box: Air dapat mencegah berbagai penyakit, juga:

Memperlambat proses penuaan
Menjadikan kulit lebih cerah
Menenangkan mental
Memulihkan sembelit
Menjaga suhu tubuh
Mengurangi kepekatan darah (mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke)
Mencegah pembentukan batu ginjal
Solusi Pencarian Air Yang Menghilangkan Racun dalam Tubuh. Silahkan klik Salah Satu KUNCI diatas untuk melihat pictures dan video demo air
Solusi Pencarian Air Yang Menghilangkan Racun. AIR MURNI yang dilengkapi dengan: Oksigen Tinggi, Bio Energi, Infra Red Ray, U V Ozone, pH Miracle, TDS (Total Disolved Solid) = 0 (NOL). Sangat bagus untuk kesehatan TUBUH anda: sebagai sumber tenaga alami, anti oksidan, pembersih darah, pembersih racun-racun dalam organ tubuh, meringankan kerja ginjal, membantu proses penyembuhan berbagai penyakit, anti aging, mencerahkan kulit, mengurangi bau badan dan BEBAS dari bahan pengawet, sangat bagus untuk ibu hamil dan menyusui
SolutionforJourneyof
Detoxination
Water
Rounded Rectangle: Kompas, Minggu 28 Oktober 2007

Gejala Umum Stroke

Stroke biasa disebut si pembunuh diam-diam.  Penyakit ini menjadi pembunuh nomor tiga di Indonesia setelah jantung dan kanker.   Menurut dr. Salim Harris, konsultan pembuluh darah otak FKUI, sebagian besar kasus stroke memang terjadi dengan sangat cepat.  Serangannya mendadak dan bisa menyebabkan kerusakan otak dalam beberapa menit.  Dalam hitungan jam sampai 1-2 hari, stroke bisa bertambah parah akibat bertambah luasnya jaringan otak yang mati.

Meski sebagian kasus stroke tidak menimbulkan gejala, secara umum gejala stroke dapat diamati.  Gejala ini antara lain hilangnya keseimbangan, pingsang, tidak mampu mengenali bagian tubuh, ada pergerakan yang tidak biasa, penglihatan ganda, hilangnya sebagian penglihatan dan pendengaran, bicara tidak jelas dan kelemahan atau kelumpuhan salah satu sisi tubuh.

Pengentalan darah

Stroke sering kali dikaitkan dengan pengentalah darah.  Menurut Salim Harris, pengentalan darah bisa terjadi pada orang lanjut usia.  Namun, akibat pola makan yang tidak sehat, pengentalan darah bisa terjadi pada usia muda.

Salim menjelaskan, darah kental terjadi karena zat yang terlarut dalam cairan darah jumlahnya meningkat.  Tubuh terdiri atas komponen air dan komponen sel darah.  Jika jumlah sel darah meningkat, darah juga bisa mengalami pengentalan.

Penyebab lain pengentalan darah, antara lain adalah kekurangan cairan, pola makan yang tidak sehat, misalnya banyak mengonsumsi makanan berlemak atau bisa juga karena menderita kelainan darah.

Seseorang yang malas minum berisiko mengalami pengentalan darah.  Normalnya seseorang harus mengonsumsi dua liter atau delapan gelas air sehari.  Air itu digunakan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang lewat keringat, air seni, dan buang air besar.  Jika pasokan air kurang, tubuh akan menyeimbangkan diri dengan “menyedot” cairan dari organ tubuh yang ada, termasuk dari cairan darah.

Pengentalan darah yang terjadi akibat kurang minum itu membuat aliran darah menjadi berat.  Akibatnya pasokan oksigen ke otak berkurang.  Hal ini merupakan awal terjadinya stroke.
Untuk mencegah terjadinya pengentalan darah, sebaiknya minum air minimal dua liter per hari, olah raga cukup dan mengonsumsi makanan banyak serat untuk membantu mengikat dan membuang kolesterol.

Istirahat yang cukup bisa menurunkan pengentalan darah akibat stres.  Stres bisa memicu pengentalan darah karena tubuh membakar lemak dalam tubuh tanpa disertai peningkatan high density lipoprotein (HDL/kolesterol baik) yang berfungsi membuang lemak.
Text Box: Masa Tenang untuk “PROTON AIR” (P.A)(100 MHz NMR)  bagi berbagai jenis 
Organ Tubuh Manusia 
Perbandingan Sel Kanker dan Sel Normal

NMR: Nuclear Magnetic Resonance

KESIMPULAN HASIL KAJIAN “AIR” DALAM SEL KANKER

 

Masa tenang pergerakan proton air di sel kanker adalah lebih lama dibandingkan dengan sel normal. Ini menunjukkan molekul air di sekeliling sel kanker adalah tidak teratur dan tidak berstruktur