TIPS Menjadi Investor Flipper Properti Bagi Pemula

Flipping : Teknik Investasi Membalik Properti

Dalam dunia investasi properti dikenal istilah ‘flipping’. Flipping memiliki arti harfiah ‘membalik’, seperti membalikan telapak tangan. Namun dalam kancah properti, kata ini memiliki makna tindakan membeli sebuah properti dengan harga miring dan kemudian menjualnya kembali dalam beberapa saat atau biasanya dalam waktu kurang dari 3 bulan (bukan bertahun-tahun kemudian).

Secara garis besar hal-hal yang dibutuhkan dalam melakukan flipping ini adalah.

  1. Riset Pasar.

Jangan mudah tergiur pada suatu penawaran properti murah. Jangan-jangan memang pasar sedang beralih atau memang suplai sedang banyak dipasar. Lakukan cek dan ricek untuk memastikan anda mendapatkan deal yang terbaik. Jangan ragu ragu menelepon kanan kiri untuk mencari berbagai informasi.

  1. Jangan Personal.

Rumah atau apartemen yang akan anda flip bukan untuk ditinggali. Jangan mudah “ill feel” melihat rumah yang ditawarkan untuk anda flip karena kebanyaka hal hal yang tidak mendarik dari sebuah rumah hanya bersifat kosmetik atau hanya tampilan dari luar saja. Pembersihan, perbaikan sederhana, dan pengecatan kembali sering dengan mudah mengubah tampilan sebuah unit rumah. Fokuslah pada hal-hal yang tidak bisa diubah (struktur bangunan, lokasi properti, layout rumah) serta hal-hal yang bisa diperbaiki (kotor, bocor, cat kusam, dan sebagainya). Jangan merenovasi rumah sesuai selera anda jika umumnya selera anda terlalu unik.

  1. Miliki Tim yang Andal.

Tak peduli anda seorang professional atau eksekutif atau akhirnya akan menjadi seorang flipper purnawaktu, sangatlah penting memliki tim yang anda percaya dan andalkan. Tim ini akan membantu anda dalam melakukan riset pasar dan renovasi rumah. Pastikan kesuksesan anda adalah kesuksesan mereka juga sehingga mereka akan loyal dan senantiasa mendukung anda.

  1. Serahkan kepada Ahlinya.

Jika membaca tulisan saya sebelumnya (How to be a Great Property Broker) anda tentu paham siapa yang saya maksud. Anda tentu setuju bahwa orang yang fokus pada pekerjaanya relatif lebih baik dari seorang “Jack-of-all-traders” alias si serba bisa. Jika anda ingin menjadi flipper, serahkanlah urusan jual-menjual properti anda kepada agen properti yang memiliki broker professonal. Biarlah mereka yang memasarkan investasi anda, dan anda fokus mencari peluang untuk melakukan flipping di properti berikutnya.

 

Oleh : Leo Ferdinand

Diketik ulang oleh : www.heksagonal.com

Sumber gambar : www.weburbanist.com

Disclaimer : Tulisan ini merupakan opini sehingga Heksagonal.com tidak bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari isi tulisan ini.