JIKA BANGUNAN YANG TERLALU SEDERHANA MEMBUAT ANDA HARUS MENGELUARKAN BIAYA BANYAK UNTUK MERENOVASI.

Harga sering menjadi pertimbangan utama orang membei rumah. Tapi, terlalu fokus pada harga bisa merugikan. Misalnya, sebentar saja rumah sudah rusak karena kualitas bahan bangunannya asal-asalan, kamar hanya satu, kita narus menyediakan pompa air sendiri, dan seterusnya. Jadi harga rumah menjadi lebih mahal dari yang ditransaksikan.
Karena itu spek bangunan juga perlu dicermati saat membeli rurnah. Tanyakan juga harga tanahnya agar kita bisa menakar harga bangunannya pantas atau tidak
Untuk mengetahui apakan harga tanah dan bangunannya wajar, bandingkan dengan harga rumah sekelas di perumahan lain di kawasan yang sama yang kualitas pengembangan dan aksesnya setara,
Contoh sebuah perumahan besar di Bogor (jawa Barat), menjual hunian dua kamar tipe 36/72 seharga Rp 178 juta sudah termasuk PPN. Bila dibeli dengan KPR 15 tahun, DP 20%, bunga 12% per tahun, ciciiannya sekitar Rp1,7juta/bulan. Terjangkau kaum menengah bawah bergaji Rp5 juta/bulan.

BATAKO
Spesifikasi bangunannya untuk dinding misalnya, memakai batako single diplester, diaci, dan dicat. Sementara rangka atap sudan baja ringan, kusen pintu alumunium, kloset jongkok. pelapis lantai keramik ukuran 20 x 20. menurut seorang staf marketing harga tanah di perumahan ini sekarang rata-rata Rp 1,5 juta permeter “Karena itu speknya single batako supaya harganya tetap terjangkau (kaum menengah bawah). itu artinya (tanpa mernperhitungkan PPN 10%) pengembang menjual bangunannya Rpl juta/meter persegi
Dengan spek seperti itu konsunnen perlu membangun selapis dinding lagi di kiri dan kanan ruang dalam rumahnya agar privasinya lebih terjaga dan tidak mernicu konflik dengan tetangga. hal tersebut bukan hanya menambah biaya tapi juga mengurangi luas (lebar) rumah setidaknya 15 cm x 2 x panjang bangunan. Terpulang pada penilaian anda, apakah harga rumah itu masih bisa dibilang murah atau tidak.

NAIK TAJAM
Menurut Adang Sahardjo, Direktur perusahaan pemborong Tangerang Selatan (Banten) yang mengerjakan rumah real estate dan pribadi di jabodetabek, harga bahan bangunan dan upah  tukang memang meningkat tajam satu dekade terakhir. “Sekarang tukangRp 120 ribu per hari, kenek Rp8O ribu, ujarnya.
Tapi, untuk bangunan seharga Rp3 juta/meter persegi, ia berpendapat, dindingnya sudah harus double batako, diplester, diaci, dan dicat. Bahkan kamar mandinya bisa dilengkapi kloset duduk buatan China. “Harganya hanya Rp7OO ribuan," ungkapnya. Sedangkan untuk bangunan Rp3,5 juta/nn2, dindingnya sudah bisa bata merah dobel diplester, diaci, dan dicat. Spek bangunan lain: genteng beton, kusen alumunium atau kayu di-oven (sudah dikeringkan), dan seterusnya.
Handoyo, Direktur perusahaan pemborong di Jakarta yang juga banyak mengerjakan rumah pribadi dan real estate di jabodetabek, menyebutkan spek lebih tinggi. Untuk bangunan seharga Rp2,5 — 3 juta/meter persegi,  dindingnya harus sudah bata merah dobel diplester, diaci, dan dicat, pelapis lantai keramik 30 x 30 sampai 40 x 40 sekelas Asia Tile, kecuaIi kamar mandi 20 x 2O.  Sedangkan plafon gipsum, genteng keramik berglazur jatiwangi, kloset setara Ina. Rumah dua lantai sama speknya. Bedanya harga bangunannya Rp3—3,5 juta/meter persegi

Diketik ulang www.heksagonal.com