Perbedaan Mass Rapid Transport (MRT)  dan Light Rail Transport (LRT)

Pada dasarnya LRT (Light Rail Transport) tidak jauh berbeda dengan kereta perkotaan seperti KRL commuter line dan MRT (Mass Rapid Transport). Ketiganya merupakan moda transportasi berbasis rel dan sama-sama digerakan oleh aliran listrik dari bagian atas. Selain itu, dua dari transportasi kereta ini, MRT dan LRT, juga dikendalikan oleh sistem otomatis tanpa harus menggunakan masinis layaknya KRL.


Di sisi lain, LRT dan MRT juga memiliki perbedaan yang signifikan. Kiswodharmawan Direktur Utama PT. Adhi Karya menuturkan perbedaan LRT dengan MRT terletak pada kapasitas dan kecepatanya. Kapasitas atau daya angkut LRT jauh lebih sedikit ketimbang MRT. LRT hanya mampu menampung maksimal 180.000 penumpang, sedangkan MRT bisa lebih dari itu "LRT merupakan sistem kereta api ringan, sehingga kapasitasnya pasti lebih sedikit ketimbang MRT," tutur Kiswodharmawan.


Sementara itu untuk kecepatan, LRT hanya mampu mencapai kecepatan maksimal 80-90 km/jam, sedangkan kecepatan rata-rata saat dioperasionalkan hanya 40-50km/jam. berbeda dengan MRT yang kecepatan maksimalnya bisa mencapai 110km/jam. Kiswodharmawan menambahkan dengan adanya LRT, perjalanan menuju lokasi akan lebih mudah dan cepat. Ia menyontohkan, perjalanan dari cibubur ke Kuningan dengan moda transportasi LRT ini hanya mamakan waktu 45 menit.

Artikel ini dikelola oleh heksagonal.com jasa sebar iklan properti online

Baca artikel-artikel kami lainya klik disini