Serah Terima Hunian dalam Perumahan

Salah satu hal yang sering dilupakan oleh calon penghuni adalah hak atas garansi kerusakan yang diberikan pengembang. perihal hak-hak ini umumnya tercantum pada perjanjian jual-beli properti yang telah ditandatangani calon pembeli saat proses pembelian rumah atau unit apartemen. Periode garansi kerusakan yang diberikan pengembang umumnya berbeda-beda, ada yang memberikan 3 bulan, bahkan 12 bulan terhitung tanggal serah terima kunci.

Ada beberapa faktor yang biasanya membuat calon penghuni melupakan hak yang satu ini, mulai dari kurang memahami masalah perkonstruktian bangunan, merasa tidak enak atau tidak memahami betul hak yang dimilikinya, atau ingin cepat-cepat menempati unit barunya, padahal dengan memeriksa dan segera memperbaiki kerusakan yang ditemukan, anda dapat segera mendeteksi kerusakan dan menjaga kualitas hunian baru anda.

Nah, untuk membantu anda memanfaatkan hak garansi kerusakan dengan sebaik-baiknya, kali ini heksagonal.com membagi 6 hal yang harus anda periksa dengan cermat saat serah terima unit rumah atau apartemen.

DINDING
Retak rambut terjadi karena pergerseran fondasi atau pekerjaan acian yang tidak sempurna. meski terlihat sepele, jika diabaikan akan memperparah keadaan dinding dan merusak estetika. Periksa setiap sisi dinding rumah anda dan laporkan jika ditemukan beberapa masalah dinding seperti retak rambut, jejak rembesar air, gompal dan permukaan bergelombang.
ATAP
Atap bocor adalah salah satu masalah terbesar rumah. Lakukan tes dengan mengalirkan air ke atap dalam jumlah banyak jika tidak sedang musim hujan. Jika ada bercak rembesan air pada plafon, berarti ada kebocoran pada atap. Lakukan perhatian ekstra pada kualitas atap rumah anda untuk menghindari kerugian di kemudian hari.
LANTAI
lakukan komplain jika ditemukan masalah seperti pemasangan keramik tidak rata, keramik gompal, nat kotor dan tidak rapi. untuk lantai yang banyak terkena air atau area ramp (membentuk kemiringan) seperti kamar mandi, teras, area cuci, periksalah dengan cara mengalirkan air dalam jumlah yang banyak. Mintalah perbaikan jika air tidak mengalir dan malah menggenang.
FITTING DAN FINISHING
Perhatikan kualtias sambungan, seperti sambungan kusen ke dinding, sanitary fitting, plint dinding dan lainya. anda dapat mengajukan komplain jika ditemukan pekerjaan yang kurang rapi dan cacat, atau jika ditemukan finishin yang kurang baik, misalnya cat dinding kotor, belang atau rusak.
LISTRIK
Bawalah beberapa peralatan sederhana seperti tespen untuk memeriksa stop kontak dan bohlam lampu untuk mengettes fitting/rumah lampu. anda dapat mengajukan komplain jika pengerjaan fitting dan stop kontak tidak rapi, miring atau ditemukan kecacatan. Periksa juga meteran listrik, apakah dimulai dari angka nol atau tidak.
AIR
Cermati perjanjian awal dengan pengembang tentang pemasangan sumur air atau jet pump. Mintalah petugas untuk membuka semua saluran air selama beberapa saat untuk melihat kualitas dan kelancaran airnya. Segera ajukan komplain jika kualitas air buruk, air tidak mengalir dengan lancar, atau ditemukan kebocoran. Periksa juga fitting dan kebaruan meteran air.

INILAH YANG HARUS DILAKUKAN!

1. Persiapkan defect list (daftar kerusakan) untuk mencatat semua hal yang perlu diperiksa agar tidak ada lagi yang terlewat.
2. Tandai semua cacat dan kerusakan di lapangan dengan selotip atau kertas bewarna.
3. Foto semua cacat dan kerusakan yang anda komplain sebagai bukti.
4. Tunjukkan bukti fisik semua kerusakan yang anda temukan pada petugas di lapangan.
5. Mintalah tanda tangan dan jadwal selesai perbaikan pada surat keluhan dan buatlah salinannya sebagai pegangan anda.
6. Ingatlah, anda dapat melakukan komplain ulang jika ditemukan kecacatan lain atua pekerjaan perbaikan tidak memuaskan selama masa garansi masih berjalan.

HW - 08/03/2016